Di halaman ini
Peran bidang
Indramayu memiliki kekayaan budaya yang juga bernilai ekonomi. Bidang Ekonomi Kreatif membina pelaku usaha kreatif, mempertemukan mereka dengan pasar, dan menjaga tradisi agar tetap hidup lewat panggung dan produk.
Lingkup kerja
- Pembinaan pelaku. Pelatihan desain, kemasan, pemasaran digital, dan pengelolaan usaha untuk perajin, pelaku kuliner, dan pegiat seni.
- Pameran dan promosi produk. Menghadirkan produk kreatif dalam festival dan pameran. Pada gelaran Riksa Budaya dan Festival Mangga di Indramayu, dipamerkan kerajinan tangan, batik khas Indramayu, dan olahan mangga seperti dodol dan sirup.
- Pelestarian seni dan tradisi. Memfasilitasi pertunjukan tari topeng Kelana, tari Randu Kentir, sintren, berokan, tarling, dan parikan.
- Pengembangan produk unggulan. Mangga gedong gincu sebagai ikon, batik Paoman sebagai identitas, serta olahan hasil laut.
- Jejaring. Menghubungkan pelaku dengan komunitas, perguruan tinggi, dan mitra swasta.
Subsektor yang paling menonjol
| Subsektor | Contoh di Indramayu |
|---|---|
| Kriya dan fesyen | Batik Paoman atau Dermayon, kerajinan tangan |
| Kuliner | Olahan mangga, rengginang, ikan asin |
| Seni pertunjukan | Tari topeng, sintren, tarling, wayang cepak |
| Penerbitan dan konten | Dokumentasi budaya, video, media sosial |
Mengapa penting bagi wisata
Wisatawan tidak hanya mencari pemandangan. Mereka mencari cerita dan benda yang bisa dibawa pulang. Batik dengan motif ikan atau gelombang, pertunjukan topeng, dan dodol mangga memberi alasan bagi pengunjung untuk tinggal lebih lama dan membelanjakan lebih banyak di tempat. Karena itu Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata dan Bidang Pemasaran Pariwisata bekerja bersama bidang ini.
Dukungan bagi pelaku
Pelaku dapat mengikuti pelatihan, menitipkan produk pada pameran, dan memanfaatkan jejaring. Halaman Pelaku UMKM dan Kreatif menjelaskan cara memulai. Pengetahuan lebih dalam tentang produk ada di Batik Paoman, Kuliner dan Oleh-oleh, Seni dan Tradisi, dan Mangga Indramayu.
Arah ke depan
Tantangan yang sering disebut: pasar yang bergantung pada musim, motif batik yang cenderung mengikuti selera pembeli, dan generasi muda yang belum banyak mewarisi seni tradisi. Menjawabnya perlu kolaborasi dengan Bidang Kepemudaan.
Pertanyaan yang sering muncul dari pelaku
Apakah produk saya harus berbahan khas Indramayu?
Tidak harus, tetapi produk yang menggunakan bahan, motif, atau cerita setempat lebih mudah dikenali dan dipromosikan sebagai oleh-oleh daerah.
Bagaimana agar dapat tampil di festival?
Daftarkan profil usaha ke dinas, sertakan foto produk, dan sebutkan kapasitas produksi. Penyelenggara biasanya memilih pelaku yang siap melayani pembeli dan menjaga mutu.
Apakah ada pelatihan khusus untuk pemula?
Dinas lazimnya menyelenggarakan pelatihan dasar. Jadwalnya mengikuti program tahunan, dan pelaku dapat menanyakannya lewat Kontak dan Lokasi.
Kerja sama dengan sektor lain
Ekonomi kreatif bergantung pada sektor lain: perdagangan dan koperasi untuk pembinaan usaha, pertanian dan perikanan untuk bahan baku, pendidikan untuk pewarisan seni, serta perizinan untuk legalitas produk. Karena itu bidang ini berperan sebagai penghubung, bukan satu-satunya pembina.
Tugas menurut Perbup 158/2024
Pasal 11 menetapkan tugas bidang ini: riset, edukasi pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur, akses permodalan dan pemasaran, serta fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan hubungan antarlembaga dan wilayah di bidang pariwisata. Bidang ini juga menyediakan zona kreatif sebagai ruang berekspresi, berpromosi, dan berinteraksi bagi insan kreatif, serta meningkatkan kapasitas SDM pariwisata dan ekonomi kreatif tingkat dasar.