Di halaman ini
Visi daerah yang menjadi acuan
Visi Kabupaten Indramayu untuk periode 2025 sampai 2029 berbunyi: "Mewujudkan Indramayu yang Religius, berEkonomi Kerakyatan, dengan menghadirkan lingkungan yang Aman dan Nyaman serta mengedepankan semangat Gotong Royong." Visi ini sering disingkat dengan semboyan Indramayu Reang.
Sebagai perangkat daerah, Dispara tidak menulis visi yang terpisah dari visi bupati. Yang dilakukan dinas adalah menerjemahkan visi itu ke dalam program yang sesuai bidangnya. Dokumen perencanaan dinas, yaitu Rencana Strategis 2025 sampai 2029, menjadi tempat penjabarannya.
Lima nilai dan bentuk kerjanya
| Nilai | Wujud di Dispara |
|---|---|
| Religius | Menjaga kejujuran dan amanah dalam melayani; mencegah pungli, benturan kepentingan, dan pelanggaran disiplin |
| Ekonomi kerakyatan | Destinasi yang terkelola baik menghidupkan pedagang, UMKM, dan perajin sekitar |
| Aman | Sarana wisata dan olahraga yang layak pakai; perlindungan bagi pelapor yang menyampaikan laporan |
| Nyaman | Layanan tanpa birokrasi berbelit; fasilitas yang bersih dan terawat |
| Gotong royong | Kolaborasi dengan pelaku wisata, komunitas, KONI, organisasi pemuda, dan sesama perangkat daerah |
Arah kerja per bidang
Pariwisata
Menjadikan Indramayu tujuan wisata yang dikenal lewat pantai, mangrove, agrowisata, dan budayanya. Arah kerjanya meliputi perbaikan sarana destinasi, penerapan prinsip Sapta Pesona oleh pengelola, promosi digital, dan penguatan desa wisata. Pada 2023, sebanyak 11 desa wisata menerima bantuan pengembangan sarana wisata.
Kepemudaan
Menumbuhkan pemuda yang aktif, mandiri, dan berdaya saing. Dinas memfasilitasi organisasi kepemudaan, kegiatan kepeloporan, dan pelatihan kewirausahaan.
Keolahragaan
Memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga, merawat sarana, dan mendukung pembinaan prestasi bersama KONI dan cabang olahraga.
Ekonomi kreatif
Mengangkat batik Paoman, kuliner, kerajinan, dan seni pertunjukan sebagai sumber penghasilan warga sekaligus penanda identitas daerah.
Arah penguatan tata kelola
Selain program fisik, dinas menempatkan perbaikan layanan sebagai arah kerja. Tiga hal ditekankan: pengaduan yang aman dan cepat ditindaklanjuti, pelaporan kinerja yang rapi, dan integritas aparatur. Inovasi SI-BERANI disusun untuk menjawab kebutuhan ini dan selaras dengan Asta Cita ke-7 tentang reformasi birokrasi dan pencegahan korupsi. Lihat Nilai Dasar ASN dan Asta Cita.
Bagaimana capaian diukur
Capaian dinas diukur lewat Indikator Kinerja Utama, Indeks Kepuasan Masyarakat, dan dokumen kinerja tahunan. Gambaran ringkasnya ada di Kinerja Organisasi.